permen rabbit non halal

Permen susu kelinci alias White Rabbit yang sudah dinyatakan tidak halal oleh LPPOM MUI. (dok. Instagram @stephaniehshih/ https://www.instagram.com/p/CHK8oM3DWyo/) Liputan6.com, Jakarta - Sebagai salah satu camilan manis, permen susu kelinci White Rabbit mungkin tidak lagi asing bagi sebagian orang. White Rabbit permen susu asal China ini ternyata non halal alias haram lho. Perdebatan soal haram dan halanya permen susu ini memang sudah ada sejak dulu. Tapi baru pada tahun 2020 ini warganet Indonesia meyaini kalau permen susu ini haram. 78 foto: istimewa PARENTINGISLAM.ID – – Meski telah dinyatakan haram lantaran mengandung babi dan membahayakan kesehatan karena ada kandungan formalin, permen susu merek White Rabbit masih beredar di Indonesia. Bagaimana konsumen menyikapi hal ini? Para penyuka permen tentu mengenal permen susu bermerek White Rabbit. Sebagian dari Anda pasti sudah akrab dengan permen satu ini. Permen ini memiliki banyak penggemar karena memang rasanya enak. Namun Anda perlu waspada, sebab tidak semua permen susu halal untuk dimakan. Dikutip dari laman LPPOM MUI, ada permen susu yang non halal yaitu yang bermerek White Rabbit. Para penyuka permen tentu mengenal permen susu bermerek White Rabbit. Permen berbungkus plastik bergambar kelinci putih itu pada tahun 2000-an cukup populer di kalangan anak muda. Selain karena teksturnya yang lembut dan manis, konon permen ini juga bisa dimakan dengan bungkus lapisan dalamnya. Jakarta - Permen susu White Rabbit telah dinyatakan secara resmi sebagai produk haram oleh pemerintah Malaysia dan Brunei. Bagaimana dengan produk ini di Indonesia? Permen susu White Rabbit merupakan produk China yang dijual oleh perusahaan di Malaysia. Pernyataan bahwa produk tersebut mengandung protein babi dan sapi mengejutkan muslim Malaysia.